Evaluasi Program Kelas Digital di MTs Negeri Bantaeng Kabupaten Bantaeng
Kata Kunci:
CIPP Model, Evaluasi Kelas DigitalAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program kelas digital di MTsN Bantaeng. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai alat pengumpulan data. Dalam penelitian ini, terdapat delapan informan yang terdiri dari satu kepala sekolah, empat orang guru, dan tiga siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi pelaksanaan program kelas digital berdasarkan model Countext, Input, Process, dan Output menunjukkan kurangnya efektivitas. Kurangnya kesiapan dalam pelaksanaan program kelas digital menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi efektivitasnya. Persiapan yang minim dari para guru dan siswa menjadi kendala utama, ditambah dengan keterbatasan sarana prasarana yang dimiliki baik oleh siswa maupun guru, seperti handphone, komputer, dan buku, turut berperan dalam menurunkan efektivitas program.
Selain itu, penugasan yang terbatas dan kurangnya variasi dalam penggunaan teknologi di kelas digital juga menjadi faktor yang memengaruhi hasil evaluasi. Dampak dari kurangnya persiapan dan keterbatasan sarana prasarana ini berpengaruh pada penurunan hasil belajar siswa secara keseluruhan. Penurunan ini mencakup aspek pemahaman materi, keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran, serta kualitas tugas yang dihasilkan. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa program kelas digital di MTsN Bantaeng kurang efektif dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Diperlukan upaya lebih lanjut dalam memperbaiki persiapan, penyediaan sarana prasarana yang memadai, serta peningkatan strategi pengajaran agar program ini dapat memberikan dampak yang lebih positif bagi proses pembelajaran siswa di masa yang akan datang.
